Wisata Pantai Suluban

Berendam umumnya bisa Teman Traveler lakukan di sumber mata air panas. Tapi di Bali, Teman Traveler juga dapat berendam di pantai. Dengan santai menikmati suasana pantai yang begitu tenang. Dimana Teman Traveler bisa mencobanya? Datanglah langsung ke Pantai Suluban.

Destinasi di Bali yang terkenal sebagai spot selanacar ini punya banyak hal seru untuk dicoba. Terlebih lagi, pemandangannya benar-benar mengagumkan.

Untuk menuju ke sini Teman Traveler bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun empat. Jika tidak ada kendaraan pribadi, bisa juga naik angkutan umum. Butuh waktu sekitar 1 jam untuk menempuh jarak sejauh 31 kilometer sebelum sampai di wisata ini.

Aksesnya cukup mudah, hanya saja untuk tiba di bibir pantai harus menuruni banyak anak tangga. Butuh tenaga ekstra karena dari parkiran menuju pantai masih cukup jauh. Meski begitu, lelah akan terbayarkan begitu sampai di destinasi yang punya nama lain Blue Point ini.

Pantai Suluban punya dua kondisi yang sama-sama keren. Pertama saat air laut pasang, hal tersebut menyebabkan bibir pantai seakan tenggelam menyisakan tebing-tebing dan gua-gua yang dasarnya berupa air. Pemandangannya begitu unik saat dilihat dari atas tangga.

Pemandangan kedua akan menyisakan genangan-genangan air jernih pada lubang-lubang besar di sepanjang Pantai Suluban. Saat surut, biasanya pengunjung bisa bermain air dengan berendam. Lalu bercengekrama sambil menikmati suasana pantai yang begitu santai.

Kolam alami bukan satu-satunya yang menarik dari Pantai Suluban. Saat menuruni tangga hingga sampai di bibir pantai, Teman Traveler akan langsung dihadapkan pada tebing-tebing yang tinggi. Di beberapa bagiannya terdapat gua dengan bebatuan besar.

Nuansanya begitu khas karena cahaya matahari tidak bebas masuk ke bagian dalamnya. Gua ini juga dijadikan sebagai spot foto Instagramable. Cobalah untuk menelusurinya, Teman Traveler akan sampai ke sisi lain Suluban yang benar-benar indah.

Dari tangga terakhir menuju pantai, Teman Traveler bisa melipir ke arah sebelah kanan pantai. Di sini areanya lebih luas, tapi berupa bebatuan yang besar. Tidak cocok untuk bermain pasir pantai atau berjemur. Namun, Teman Traveler bisa menikmati pemandangan indah berupa jajaran bukit karang yang menawan. Seperti dinding benteng kokoh yang diciptakan alam untuk dikagumi.

Untuk Teman Traveler yang bisa berselancar, pasti akan puas ketika datang ke sini. Pantai Suluban terkenal memiliki ombak yang indah dan pas untuk olahraga pantai yang satu ini. Tapi bagi Teman Traveler yang tidak bisa berselancar jangan khawatir, karena santai-santai di tepi pantai saja sudah bikin senang lho.

Di saat pulang bisa sekalian kulineran atau membeli oleh-oleh berupa anyaman rotan, kain, lukisan dan aneka kerajinan lainnya di Pasar Pantai Suluban. Lebih serunya lagi pengunjung yang datang tidak perlu membeli tiket masuk cukup membayar biaya parkir sebesar Rp. 5.000. Jadi kapan berlibur ke sini?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *